Kesalahan dalam Resume Quantity Surveyor
Dalam dunia Quantity Surveying di Indonesia, memiliki resume yang baik sangat penting untuk menarik perhatian perekrut. Kesalahan dalam resume dapat membuat peluang wawancara Anda menurun secara signifikan. Untuk meningkatkan peluang Anda, sangat disarankan untuk memeriksa resume Anda secara berkala. Menggunakan layanan seperti mistakes.cv dapat membantu Anda mengidentifikasi kesalahan yang mungkin tidak Anda sadari.
Evaluasi Perekrut terhadap Resume
Perekrut dan sistem pelacakan pelamar (ATS) biasanya mencari kesesuaian antara resume dan deskripsi pekerjaan. Mereka mengharapkan format yang jelas, penggunaan kata kunci yang relevan, dan penyampaian pengalaman yang terstruktur dengan baik. Banyak kandidat gagal karena kesalahan yang tidak mereka sadari. Meminta penilaian dari pihak ketiga seperti mistakes.cv dapat memberikan perspektif yang berharga.
Dengan memahami apa yang dicari oleh perekrut, Anda dapat menghindari kesalahan yang umum dan meningkatkan peluang Anda untuk dipanggil wawancara.
Tingkatkan peluang wawancara Anda dengan resume yang lebih baik.
Tinjau SekarangKesalahan Umum dalam Resume
Kesalahan #1 – Format yang Tidak Konsisten
Kenapa ini menyakitkan
Format yang tidak konsisten mengganggu alur baca dan menunjukkan ketidakprofesionalan. Perekrut mungkin menganggap Anda kurang teliti.
Contoh
- Buruk: Menggunakan berbagai jenis font dan ukuran di resume.
- Lebih Baik: Gunakan satu jenis font dengan ukuran yang sama untuk semua teks.
Cara Memperbaiki
- Pastikan untuk menggunakan format yang seragam di seluruh dokumen.
- Pilih font yang mudah dibaca, seperti Arial atau Times New Roman.
Kesalahan #2 – Deskripsi Pekerjaan yang Tidak Relevan
Kenapa ini menyakitkan
Jika deskripsi pekerjaan tidak relevan dengan posisi Quantity Surveyor, perekrut akan ragu tentang kesesuaian Anda.
Contoh
- Buruk: Menyertakan pengalaman di bidang yang tidak ada hubungannya dengan konstruksi.
- Lebih Baik: Fokus pada pengalaman di proyek konstruksi dan manajemen biaya.
Cara Memperbaiki
- Sesuaikan setiap resume dengan deskripsi pekerjaan yang dilamar.
- Hightlight pengalaman yang paling relevan dengan posisi yang diinginkan.
Kesalahan #3 – Penggunaan Bahasa yang Tidak Profesional
Kenapa ini menyakitkan
Bahasa yang tidak profesional dapat memberikan kesan bahwa Anda tidak serius tentang posisi yang dilamar.
Contoh
- Buruk: Menggunakan slang atau bahasa sehari-hari.
- Lebih Baik: Gunakan bahasa formal dan profesional.
Cara Memperbaiki
- Periksa kembali resume untuk menghapus kosakata yang tidak pantas.
- Gunakan istilah teknik yang relevan dengan bidang Quantity Surveying.
Kesalahan #4 – Kurangnya Kata Kunci yang Relevan
Kenapa ini menyakitkan
Tanpa kata kunci yang tepat, resume Anda mungkin tidak terdeteksi oleh ATS, sehingga peluang Anda untuk dipanggil wawancara berkurang.
Contoh
- Buruk: Menggunakan istilah umum seperti "pengalaman kerja".
- Lebih Baik: Menggunakan istilah spesifik seperti "pengelolaan biaya proyek".
Cara Memperbaiki
- Teliti kata kunci yang digunakan dalam deskripsi pekerjaan dan masukkan ke dalam resume Anda.
- Pastikan kata kunci tersebut tersebar secara alami di seluruh dokumen.
Kesalahan #5 – Menyertakan Informasi Pribadi yang Tidak Perlu
Kenapa ini menyakitkan
Informasi pribadi yang tidak relevan dapat membuat resume Anda terlalu panjang dan mengalihkan perhatian dari kualifikasi utama.
Contoh
- Buruk: Menyertakan nomor KTP dan foto yang tidak profesional.
- Lebih Baik: Cukup masukkan nama, kontak, dan alamat email.
Cara Memperbaiki
- Hapus informasi pribadi yang tidak diperlukan.
- Fokuslah pada informasi yang mendukung kualifikasi Anda sebagai Quantity Surveyor.
Kesalahan #6 – Menyusun Pengalaman Kerja Secara Terbalik
Kenapa ini menyakitkan
Pengalaman kerja yang disusun tidak sesuai urutan waktu dapat membingungkan perekrut dan mengaburkan perjalanan karir Anda.
Contoh
- Buruk: Menyusun pengalaman dari yang paling lama ke yang terbaru.
- Lebih Baik: Menyusun pengalaman dari yang terbaru ke yang terlama.
Cara Memperbaiki
- Susun pengalaman kerja dalam urutan kronologis terbalik.
- Pastikan informasi terbaru muncul lebih dulu.
Kesalahan #7 – Tidak Menyebutkan Pencapaian
Kenapa ini menyakitkan
Tanpa mencantumkan pencapaian yang relevan, resume Anda bisa terlihat biasa saja dan tidak menarik.
Contoh
- Buruk: “Bertanggung jawab atas proyek.”
- Lebih Baik: “Mengelola proyek senilai 1 miliar IDR dan menyelesaikannya 2 bulan lebih cepat dari jadwal.”
Cara Memperbaiki
- Gunakan angka dan data untuk menunjukkan pencapaian Anda.
- Fokus pada dampak dari pekerjaan Anda.
Kesalahan #8 – Tidak Melakukan Proofreading
Kenapa ini menyakitkan
Kesalahan ketik dan tata bahasa dapat merusak kesan profesional Anda dan menurunkan kredibilitas.
Contoh
- Buruk: “Saya memanage proyek dengan baik.”
- Lebih Baik: “Saya mengelola proyek dengan baik.”
Cara Memperbaiki
- Periksa resume untuk kesalahan ketik dan tata bahasa.
- Mintalah orang lain untuk membaca dan memberikan masukan.
Kesalahan Terkait ATS
Sistem pelacakan pelamar (ATS) sering kali menolak resume yang tidak sesuai dengan format atau tidak mengandung kata kunci yang tepat. Kesalahan seperti penggunaan format yang kompleks atau gambar dapat menyebabkan ATS sulit membaca resume Anda. Jika ATS tidak dapat membaca informasi penting, peluang Anda untuk dipanggil wawancara akan menurun. Kesalahan ini sulit didiagnosis sendiri, sehingga sangat disarankan untuk menggunakan layanan seperti mistakes.cv untuk analisis lebih mendalam.
Kesalahan Berdasarkan Tingkat Pengalaman
Entry-Level
Kandidat entry-level sering tidak memiliki pengalaman yang relevan. Kesalahan umum termasuk menyertakan terlalu banyak informasi pendidikan tanpa pengalaman kerja yang mendukung. Pastikan untuk menyoroti proyek atau magang yang relevan.
Mid-Level
Pada tingkat menengah, kesalahan sering terjadi dalam menonjolkan pencapaian dan dampak dari pengalaman kerja. Kandidat harus menekankan kontribusi yang nyata dan hasil yang dicapai.
Senior/Lead
Bagi kandidat senior, kesalahan sering muncul dalam kurangnya strategi kepemimpinan atau visi proyek. Resume harus menunjukkan kemampuan untuk memimpin tim dan mengelola proyek besar dengan hasil yang sukses.
Dapatkan analisis mendalam dari resume Anda.
Periksa ResumeDaftar Periksa Cepat
- Gunakan format yang konsisten dan profesional.
- Sesuaikan deskripsi pekerjaan dengan posisi yang dilamar.
- Pilih kata kunci yang relevan dan masukkan secara alami.
- Hapus informasi pribadi yang tidak perlu.
- Susun pengalaman kerja dengan urutan yang benar.
- Sertakan pencapaian yang terukur.
- Lakukan proofreading untuk kesalahan ketik.
- Pastikan resume mudah dibaca oleh ATS.
- Gunakan istilah teknis yang sesuai.
- Mintalah orang lain untuk meninjau resume Anda.
Pertanyaan Umum
Apa yang harus disertakan dalam resume Quantity Surveyor?
Resume harus mencakup informasi kontak, pengalaman kerja, pendidikan, keterampilan, dan pencapaian terkait.
Berapa lama resume yang ideal untuk Quantity Surveyor?
Resume idealnya tidak lebih dari dua halaman, tergantung pada pengalaman Anda.
Apakah penting untuk menyesuaikan resume dengan setiap pekerjaan yang dilamar?
Ya, penyesuaian resume sangat penting untuk menunjukkan kesesuaian dengan posisi yang dilamar.
Bagaimana cara mengetahui jika resume saya siap dikirim?
Mintalah tinjauan dari profesional seperti mistakes.cv sebelum mengirimkan resume Anda.
Apa yang harus saya lakukan jika saya tidak mendapatkan panggilan wawancara?
Periksa kembali resume Anda untuk kesalahan umum dan pertimbangkan untuk mendapatkan ulasan dari mistakes.cv.
Tindakan Selanjutnya
Jangan biarkan kesalahan kecil dalam resume menghalangi peluang karir Anda. Tinjau dan perbaiki resume Anda dengan menggunakan layanan mistakes.cv untuk mendapatkan panduan profesional dan meningkatkan peluang wawancara Anda.
Segera perbaiki resume Anda dan tingkatkan peluang sukses dalam karir Quantity Surveying Anda di Indonesia!
UAE
Qatar
Saudi Arabia
South Africa
Brazil
USA
Canada
Australia
United Kingdom
New Zealand
Singapore
Germany
France
Spain
Greece
Italy
India
Philippines
Malaysia
Indonesia
South Korea
Japan